• Sabtu, 29 Januari 2022

Salernitana vs Juventus: Unggul Penguasaan Bola Gol Hanya Dua, Moise Kean Tak Berdaya

- Rabu, 1 Desember 2021 | 08:08 WIB
Penyerang Juventus Paulo Dybala saat melepaskan sepakan ke gawang Salernitana. (Instagram @lajuve_1897)
Penyerang Juventus Paulo Dybala saat melepaskan sepakan ke gawang Salernitana. (Instagram @lajuve_1897)



KABARFAJAR-Giornata 15 Liga Italia digelar tengah pekan ini, Rabu (1/12) dini hari tersaji empat partai, salah satunya Salernitana vs Juventus di Stadion Arechi.

Begitu peluit dibunyikan tanda dimulai pertandingan, Juventus langsung menggebrak pertahanan Salernitana.

Pada menit kedua, Juventus sudah mendapatkan tendangan pojok. Bola diambil oleh Paulo Dibala, namun belum membahayakan gawang Salernitana.

Baca Juga: Ramalan Bencana Tahun 2022 Anak Indigo Mulai Diantisipasi Dunia, Termasuk Gelombang Ketiga Covid-19

Hingga menit kelima, Juventus begitu sangat dominan. Tim asuhan Alegri menguasai bola hingga 79 persen.

Juga dimenit 20, Juventus tak memberi kesempatan kepada Salernitana untuk mengembangkan permainan. Di menit ini Ball possesion Juventus mencapai 71 persen, tetapi belum bisa mencetak gol.

Baca Juga: Sejarah Bulan Desember: Makna dan Keberuntungan Orang yang Lahir Bulan Ini

Akhirnya, kebuntuan terjadi di menit ke-21. Bandiera Juventus Paulo Dybala memecah kebuntuan dan membawa Juventus unggul atas Salernitana.

Goooooooool, bek kawakan Juventus Giorgio Chiellini menambah keunggulan Juventus di menit 28. Namun, setelah melihat VAR, gol Chiellini dianulir. Di menit ini Bianconeri masih mendominasi.

Walau menguasai pertandingan, Juventus belum berhasil menambah gol hingga babak pertama berakhir. Ini jadi PR besar bagi pelatih Juve dalam eksekusi akhir. Padahal ball possesion La Vechia Signora mencapai 80 persen.

Baca Juga: Tips Encer Mencerahkan Kulit Wajah Biar Mulus, Glowing dengan Sayuran Ini

Namun, yang layak disorot dalam pertandingan ini adalah striker Juventus Moise Kean. Bertugas sebagai ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1, Moise Kean tak bisa menunjukkan tajinya.

Sepanjang babak pertama, Moise Kean kehilangan magis sebagai goal getter. Padahal Kean didatangkan untuk menambah daya gedor Si Nyonya Tua.

Baca Juga: Simak 5 Manfaat Mengkonsumsi Kismis Hitam Bagi Tubuh, Salah Satunya Dapat Membantu Kesehatan Tulang

Di awal babak kedua pun, Moise Kean tak kunjung mencetak gol. Hingga akhirnya pada menit ke-66 Kean diganti oleh Alvaro Moratta.

Setelah menggantikan Moise Kean, hanya butuh waktu empat menit bagi Alvaro Moratta buat menvetak gol. Ya, striker asal Spanyol ini mampu menambah keunggulan Juventus menjadi 0-2 berkat golnya di menit 70.

Setelah gol dari Alvaro Moratta, Juventus tak mampu lagi menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan. Padahal penguasaan bola mencapai 74 persen.

Baca Juga: Bermasalah dengan Bau Badan? dr Saddam Ismail: Makan Makanan ini Bau Badan Langsung Sirna Tubuh jadi Wangi

Di menit 90+4 Juventus seharusnya mampu menambah gol setelah diberi hadiah penalti. Namun, Paulo Dybala yang menjadi algojo gagal menjalankan tugasnya.

Tumpulnya lini dan dan kurangnya kreativitas lini tengah Juventus menjadi pekerjaan rumah Massimiliano Allegri sebagai pelatih. Pada transfer tengah musim, Juve digadang-gadang mendatangkan striker baru.***

Editor: Agus Iryana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X