• Sabtu, 29 Januari 2022

Besaran UMK Kabupaten Kota di Banten, Sudah Disahkan Oleh Gubernur Wahidin Halim

- Rabu, 1 Desember 2021 | 13:58 WIB
Ilustrasi Upah Minimum (Pixabay/EmAji)
Ilustrasi Upah Minimum (Pixabay/EmAji)



KABARFAJAR-Gubernur Banten telah menetapkan besaran upah minimum kabupaten kota di Provinsi Banten untuk tahun 2022.

Besaran upah minimum kabupaten kota ini tertuang dalam Lampiran Keputusan Gubernur Banten Nomor: 561/Kep.282-Huk/2021 tanggal 30 November 2021.

Upah minimum Kota Cilegon terbesar, yakni Rp4.340254,18. UMK terkecil yakni Kabupaten Lebak sebesar 2.773.590,40.

Baca Juga: Sebanyak 2.645 Personel Diterjunkan dalam Mengawal Aksi Buruh Terkait Penetapan Upah Minimum di Jakarta

Tiga wilayah tidak mengalami kenaikan UMK Tahun 2022, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang.

Berikut besaran UMK Tahun 2022 se-Provinsi Banten :
1). Kabupaten Pandeglang tidak ada kenaikan atau tetap Rp 2.800.292.64.
2). Kabupaten Lebak naik menjadi Rp 2.773.590.40 dari Rp 2.751.313.81 atau naik 0,81%.
3). Kabupaten Serang tidak ada kenaikan atau tetap Rp 4.215.180.86.

Baca Juga: Tiga Kepala Daerah Mencuat dalam Bursa Calon Gubernur Banten 2024


4). Kabupaten Tangerang tidak ada kenaikan atau tetap Rp 4.230.792.65.
5). Kota Tangerang naik menjadi Rp 4.285.798.90 dari Rp 4.262.015.37 atau naik 0,56%.
6). Kota Tangerang Selatan naik menjadi Rp 4.280.214.51 dari Rp 4.230.792.65 atau naik 1,17%.

Baca Juga: Menakar Calon Gubernur Banten 2024: Rano Karno, Wahidin Halim, dan Andika Hazrumy Masih Diperhitungkan


7). Kota Cilegon naik menjadi Rp 4.340.254.18 dari Rp 4.309.772.64 atau naik 0,71%.
8). Kota Serang naik menjadi Rp 3.850.526.18 dari Rp 3.830.549.10 atau naik 0,52%.***

Editor: Agus Iryana

Tags

Terkini

X