Gus Baha: Hikmah di Balik Pertemuan Nabi Musa as dengan Nabi Khidir as

- Sabtu, 20 Mei 2023 | 14:10 WIB
Gus Baha sebut ada hikmah dibalik pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir.
Gus Baha sebut ada hikmah dibalik pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir.

KABARFAJAR.COM-Kisah pertemuan Nabi Musa as dengan Nabi Khidir as diceritakan dalam Al-Qur'an surat Al-Kahfi secara jelas dan runut. Pertemuan yang berlangsung singkat tetapi penuh hikmah.

Nabi Musa as yang berniat mempelajari ilmu Nabi Khidir as mengikuti ke mana Nabi Khidir as pergi.

Nabi Khidir as tidak serta-merta mengizinkan, justru terlebih dulu menolaknya karena khawatir Nabi Musa as tidak akan sabar membersamainya.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasannya Dulu Virgoun Meminta Inara Rusli Bercadar, Sekarang?

Akhirnya Nabi Musa as diterima menjadi murid Nabi Khidir as dan perjalanan mereka menemukan banyak hal baru.

Nabi Musa as menyaksikan banyak peristiwa janggal, di antaranya menghilangkan nyawa anak kecil yang menurut Nabi Khidir as di masa depan menjadi kafir dan membuat orang tuanya kafir pula.

Menurut Gus Baha, rahasia di balik pertemuan kedua Nabi tersebut bukan untuk memuja muji kehebatan Nabi Khidir as. Melainkan ada makna lain yang tersirat.

Baca Juga: FIFA Respon Kericuhan Laga Indonesia vs Thailand saat Final SEA Games 2023

Nabi Khidir as melakukan semua itu bukan atas kehendaknya. Ia melakukan semua peristiwa janggal itu yakni melobangi perahu nelayan, membangun rumah anak yatim yang hampir roboh, menghilangkan nyawa anak kecil semuanya atas perintah Allah. Bahkan Nabi Khidir as sendiri tidak tahu menahu terkait hal itu.

Benar, ada rahasia atas peristiwa itu yang diungkap oleh Nabi Khidir as di akhir pertemuannya dengan Nabi Musa as. Namun semua itu dilakukan bukan atas keinginannya sendiri.

Sikap Nabi Musa as yang selalu bertanya dan protes atas tindakan Nabi Khidir as merupakan tindakan yang tepat sesuai syariat Nabi Musa as.

Baca Juga: Kasus Penipuan Penjualan Tiket Coldplay, Kuasa Hukum Korban: Kerugian Capai Puluhan Juta

Andai saja Nabi Musa as menaati perjanjiannya dengan Nabi Khidir as untuk tidak bertanya apapun, niscaya umat manusia di masa depan akan membiarkan kezaliman terjadi karena Nabi saja diam melihat kemungkaran.

Oleh karenanya, kisah pertemuan mereka adalah isyarat bahwa dakwah itu wajib. Amar ma'ruf dan nahi mungkar adalah kewajiban kita untuk menentang kezaliman.

Halaman:

Editor: Hasbullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Memilih Calon Istri Menurut Gus Baha

Jumat, 26 Mei 2023 | 11:19 WIB

Tanggal Berapa Hari Raya Idul Adha 2023?

Kamis, 25 Mei 2023 | 16:21 WIB

Gus Baha: Inilah Alasan Bagus untuk Menikah

Sabtu, 20 Mei 2023 | 15:00 WIB
X