• Sabtu, 3 Desember 2022

Ada Negara Jadikan Jasad Manusia sebagai Kompos, Pakar Lingkungan: Berisiko Tularkan Penyakit

- Jumat, 18 November 2022 | 17:25 WIB
Ilustrasi jasad manusia dijadikan kompos.  (Pixabay / kerttu)
Ilustrasi jasad manusia dijadikan kompos. (Pixabay / kerttu)

KABARFAJAR.COM-Sejumlah negara bagian di Amerika Serikat diketahui membolehkan jasad manusia untuk dijadikan kompos.

Menanggapi soal jasad manusia dijadikan kompos, Profesor Kesehatan Lingkungan Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Ririh Yudhastuti, drh., M Sc menyampaikan pendapatnya.

Menurut Ririh, menjadikan jasad manusia sebagai kompos seperti di sejumlah negara bagian Amerika Serikat berisiko menularkan penyakit.

Baca Juga: Pulang dari Hajatan, Satu Keluarga Diduga Keracunan, Ayah Tewas, Anak Istri Masuk Rumah Sakit

Selain itu, lanjut Ririh, memproses jasad manusia menjadi kompos merupakan hal yang tak lazim dalan agama Islam yang banyak dianut di Indonesia.

"Pengomposan manusia terdapat risiko menularkan penyakit yang dibawa jasad dan tidaklah lazim di agama Islam," kata Prof Ririh dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Jumat 18 November 2022 seperti dikutip dari Antara.

Prof Ririh kemudian mencontohkan cara mengubur hewan yang kena penyakit antraks, rabies, atau penyakit ini (lain) yang harus berhati-hati.

"Itu artinya apa? kita mematikan mikroorganisme, parasit atau apa (dan sejenisnya) baru kita kubur. Atau kalau bisa kita bakar atau kremasi. Itu fungsinya mematikan kuman-kuman yang nanti bisa tumbuh pada tanaman," ujarnya.

Baca Juga: 10 POSISI PT Reska Multi Usaha KAI Services Buka Lowongan Kerja Terbaru November 2022, Lulusan SMA

Halaman:

Editor: Hasbullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X