• Senin, 3 Oktober 2022

Nilai Keagungan Pernikahan

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:32 WIB
Ilustrasi nilai keagungan pernikahan. (Pixabay.com)
Ilustrasi nilai keagungan pernikahan. (Pixabay.com)

Oleh Hj. Rt Bai Rohimah, S.Ag, MA
Dosen FKIP-Mahasiswa Program Doktor Untirta

Tulisan ini sebagai reaksi bagaimana kaum muslimin dewasa kini tidak menyadari agungnya sebuah pernikahan. Sehingga banyak diantara pasangan-pasangan yang sudah berumah tangga kemudian merusak rumah tangganya dengan perselingkuhan.

Padahal Islam sudah mengatur, didalam ayat-ayatnya bagaimana pernikahan yang sah. Bagaimana adzab atas dosa yang didapatkan dari perzinahan. Beratnya hukuman pezina baik yang masih lajang maupun sudah berkeluarga, pelakunya dilempari sampai meninggal.

Semua itu Allah jelaskan dalam Al-Qur’an, sebagai pelajaran bahwa begitu agungnya pernikahan dalam melindungi eksistensi manusia dan mengelola nafsu manusia sejalan dengan tuntunan agama.

Berawal dari kisah yang terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadist serta kitab-kitab sejarah, tentang pernikahan. Bahwa ibunda hawa diciptakan sebagai pasangan Nabi Adam, yang kala itu Allah ciptakan Nabi Adam lebih dahulu. Meskipun kemudian apa yang dituliskan dalam Al-Qur’an memunculkan berbagai penafsiran dikalangan ahli tafsir.

Pertama, aliran yang berpandangan bahwa ibunda Hawa diciptakan dari tulang rusuk. Diantara tokoh-tokohnya adalah Ath-Thabarî, Al-Qurthubî, Ibnu Katsîr.

Dan yang kedua, pendapat yang mengatakan bahwa Ibunda Hawa bukan diciptakan dari tulang rusuk. Mereka yang berpandangan ini yaitu M. Abduh, dan M. Rasyid Ridha At-Thabâtabâ’î.

Kedua arus ini menggunakan sumber primer, yaitu Al Qur’an dan Hadis Nabi SAW. Berbeda dengan Hamka dan M.Quraish, mereka terlihat moderat, untuk tidak mendukung aliran pertama dan tidak menyalahi pendapat kedua.

Hamka, berpendapat bahwa hadis yang digunakan untuk menafsirkan QS al-Nisâ ayat satu, tidak dapat dijadikan alasan untuk mengatakan Hawa diciptakan dari tulang rusuk.

Halaman:

Editor: Farid Wudjy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Quo Vadis Dunia Pendidikan

Rabu, 14 September 2022 | 07:50 WIB

Rumah Besar NKRI

Kamis, 8 September 2022 | 06:08 WIB

Menghormati Senior Mengayomi Junior

Rabu, 7 September 2022 | 12:49 WIB

Distopia Coattail Effect

Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:06 WIB

NKRI Kita

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:53 WIB

Nilai Keagungan Pernikahan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:32 WIB

Pesona yang Mempesona

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:09 WIB

MWC NU Bayah Gelar Kajian Kitab Kuning

Minggu, 24 Juli 2022 | 08:15 WIB

Lampu Kuning Buat Prabowo

Selasa, 19 Juli 2022 | 16:14 WIB

Mengakhiri Masalah Kemiskinan

Kamis, 14 Juli 2022 | 13:10 WIB

Menjaga Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 8 Juli 2022 | 04:52 WIB

Bukan Hanya Tahu yang Bulat

Minggu, 3 Juli 2022 | 11:49 WIB

Konsep Mudharabah Dalam Mendukung UMKM

Jumat, 1 Juli 2022 | 18:48 WIB

Zakat dalam Perspektif Ekonomi Islam

Kamis, 30 Juni 2022 | 17:08 WIB

Antara Ilmu dan Akhlak

Selasa, 28 Juni 2022 | 11:34 WIB
X