• Jumat, 19 Agustus 2022

Penguatan Pendidikan Ekonomi Syariah

- Kamis, 26 Mei 2022 | 09:15 WIB
Dr. Fauzie Wakil Bupati Pringsewu.  (KabarFajar.com)
Dr. Fauzie Wakil Bupati Pringsewu. (KabarFajar.com)

Dr. Fauzi, S.E. M. Kom., Akt 
Wakil Bupati Pringsewu (2017-2022)
Pendiri Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Tanggamus

Kita patut berbangga karena ekonomi syariah Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini bisa dilihat dari aset Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) yang terus naik daun.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, aset perbankan syariah mencapai Rp676,73 triliun, naik 13,93 persen year on year (yoy) pada Desember 2021. Mayoritas aset berasal dari kontribusi bank umum syariah yakni sebesar Rp441,78 triliun.

Selain itu, pembiayaan syariah juga tumbuh mencapai Rp409,87 triliun, naik 6,75 persen yoy pada tahun lalu.
Di tingkat global Indonesia juga menunjukkan pencapaian luar biasa.

Data The State of Global Islamic Indicator Report 2020/2021 mencatat posisi Indonesia di posisi keempat di mana tahun 2019 posisi Indonesia berada di peringkat kelima. Itu artinya, Indonesia naik satu tingkat dari tahun sebelumnya.

Selain itu, laporan Global Islamic Finance Report (GIFR) juga menempatkan Indonesia sebagai negara terbaik dalam keuangan syariah dengan perolehan nilai Islamic Finance Country Index (IFCI) sebesar 83,35 persen. Indoneia mengungguli Arab Saudi dengan nilai 80,67 persen dan Malaysia dengan nilai 80,01 persen.

Pencapaian demi pencapaian patut disyukuri dan jangan sampai menjadikan kita berpuas diri apalagi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia masih memiliki banyak tantangan yang harus menjadi perhatian bersama terutama dalam pemenuhan SDM.

Peran Perguruan Tinggi
Saat ini Indonesia masih memiliki keterbatasan SDM syariah yang mumpuni, kredibel, dan sesuai kebutuhan industri keuangan syariah.

Bahkan, Sri Mulyani mengatakan bahwa 80 persen hingga 90  persen sumber daya manusia di industri keuangan syariah lebih banyak mempekerjakan mereka yang bukan berasal dari program studi ekonomi Islam.

Halaman:

Editor: Farid Wudjy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NKRI Kita

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:53 WIB

Nilai Keagungan Pernikahan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:32 WIB

Pesona yang Mempesona

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:09 WIB

MWC NU Bayah Gelar Kajian Kitab Kuning

Minggu, 24 Juli 2022 | 08:15 WIB

Lampu Kuning Buat Prabowo

Selasa, 19 Juli 2022 | 16:14 WIB

Mengakhiri Masalah Kemiskinan

Kamis, 14 Juli 2022 | 13:10 WIB

Menjaga Tradisi Keilmuan Pesantren

Jumat, 8 Juli 2022 | 04:52 WIB

Bukan Hanya Tahu yang Bulat

Minggu, 3 Juli 2022 | 11:49 WIB

Konsep Mudharabah Dalam Mendukung UMKM

Jumat, 1 Juli 2022 | 18:48 WIB

Zakat dalam Perspektif Ekonomi Islam

Kamis, 30 Juni 2022 | 17:08 WIB

Antara Ilmu dan Akhlak

Selasa, 28 Juni 2022 | 11:34 WIB

Pesantren dan Penguatan Pendidikan Karakter

Jumat, 24 Juni 2022 | 07:18 WIB
X