Rektor UIN SMH Banten Kecam Kasus Pembakaran Alquran di Swedia

- Selasa, 24 Januari 2023 | 11:41 WIB
Wawan Wahyuddin (dok pribadi)
Wawan Wahyuddin (dok pribadi)

KABARFAJAR.COM-Kasus pembakaran Alquran oleh politikus Swedia, Rasmus Paludan, mendapat kecaman keras dunia.

Kali ini kecaman datang dari Rektor UIN SMH Banten Prof Dr H Wawan Wahyuddin, M.Pd. 

Menurut Prof Wawan, kasus pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan di Stockholm itu merupakan bentuk tindakan tercela dan tidak pantas karena menyinggung umat Islam di dunia.

Baca Juga: UPDATE Gempa Magnitudo 5.9 Guncang Melonguane Sulawesi Utara Hari Ini

"Kami mengecam tindakan pembakaran Alquran di Swedia. Itu tindakan tercela yang tidak pantas dilakukan," katanya.

Kata Prof Wawan, Alquran adalah kitab suci umat Islam di belahan dunia manapun. Alquran  merupakan kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pegangan hidup.

Umat Islam sangat menghormati kitab sucinya. Oleh karena itu, pembakaran Alquran di Swedia sangat menghina umat Islam di dunia.

Baca Juga: Dapatkan Promo DP Ringan Mobil Baru Mitsubishi Pajero Sport di Januari 2023

"Kepada pihak aparat di sana seharusnya bisa mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran Alquran. Jangan dibiarkan karena akan menjadi preseden buruk," ujarnya.

Halaman:

Editor: Tuti Ameliah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harlah Satu Abad NU, Begini Tanggapan Ketua Umum PBNU

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:15 WIB

Kapan Peringatan Harlah Satu Abad NU?

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:19 WIB
X