• Selasa, 29 November 2022

Propam Polri Bakal Periksa 18 Anggotanya yang Bertugas sebagai Operator Senjata Pelontar di Kanjuruhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 14:47 WIB
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo tentang kerusuhan di Kanjuruhan saat laga Arema FC melawan Persebaya (Situs/PMJNews)
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo tentang kerusuhan di Kanjuruhan saat laga Arema FC melawan Persebaya (Situs/PMJNews)

KABARFAJAR-Polri akan memeriksa anggotanya yang terlibat saat pengamanan laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Adapun anggota Polri yang akan diperiksa Itsus dan Propam ini merupakan operator senjata pelontar gas air mata saat bertugas di Stadion Kanjuruhan.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Polres Malang, Senin 3 Oktober 2022.

Baca Juga: Siapa Nugroho Setiawan? Satu-satunya Orang Indonesia Pemilik Lisensi FIFA Security Officer

"Tim dari pemeriksa Bareksrim untuk secara internal dari Itsus dan Propam melakukan pemeriksaan anggota yang terlibat langsung dalam pengamanan," kata Dedi Prasetyo.

Sedangkan jumlah anggota polisi yang bertugas di Kanjuruhan sebagai operator senjata pelontar gas air mata ini diketahui ada sebanyak 18 orang.

"18 orang anggota yang bertanggung jawab atau operator senjata pelontar didalami Itsus dan Propam," terangnya lagi.

Baca Juga: Gegara Gas air Mata, Wasit Hentikan Sementara Laga Sepakbola di Liga Prancis

Selain operator senjata pelontar, Dedy juga menambahkan bahwa tim Itsus dan Propam juga akan mendalami lebih dalam terkait masalah manajer pengamanan.

Halaman:

Editor: Hasbullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X