• Rabu, 28 September 2022

Bareskrim Polri Tetapkan 4 Tersangka dalam Kasus Penembakan Brigadir J, Simak Peran Masing-masing

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:39 WIB
Potret Bharada E yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.  (Tangkapan Layar Tiktok @RH Tiktok)
Potret Bharada E yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J. (Tangkapan Layar Tiktok @RH Tiktok)

KABARFAJAR – Kasus penembekan Brigadir J memasuki babak baru dengan ditetapkannya tersangka baru. Hari Rabu 10 Agustus 2022 Kabareskrim POLRI, Komjen Agus Andrianto mengumumkan 4 tersangka kasus yang menghebohkan publik ini. Hal tersebut Kabareskrim sampaikan di Mabes Polri

Empat tersangka penembakan Brigadir J yang dimaksud adalah; Bharada E, Bripka RR, tersangka KM dan Irjenpol FS. Nma terakhir menghenyakan publik sekaligus menguatkan dugaan yang selama ini ada di benak masyarakat. 

Masing-masing tersangka menurut kabareskrim memiliki peran masing-masing. Bharada E telah melakukan penembakan terhadap korban, tersangka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban demikiian juga tersangka KM.

Baca Juga: Lowongan Kerja Agustus 2022 di PT Mineral Alam Abadi Head Office Jakarta Barat, Posisi Admin Finance

Sedangkan Irjenpol FS memerintahkan agar agar melakukan penembakan terhadap Brigadir J dan menskenario seolah-olah telah terjadi baku tembak di rumah dinas kadiv propam pada saat iti.

“Peran Irjenpol FS adalah menyuruh melakukan penembakan terhadap brigjen J serta menskenario seolah-olah telah terjadi baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di Rumah dinas Kadiv Propam di Duren tiga.” Demikian penjelasan Kabareskrim. 

Baca Juga: HOT GOSSIP: Gugatan Perceraian Dikabulkan Majelis Hakim, Nathalie Holscher dan Sule Resmi Cerai

Selanjtunya dia memaparkan bahwa 4 tersangka dikenai pasal 340 subsider pasal 338 junto pasal 55 dan 56 KUHP, dengan ancaman maksimalmati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Sementara desakan untuk mengusut tuntas kasus ini gencar dilakukan masyarakat, warganet, pers, para tokoh negeri ini seperti Machfud MD termasuk presiden RI Joko Widodo. Kemarin, Rabu 10 Agustus 2022 Panglima TNI, dan Kapolri dipanggil ke Istana menurut informasi yang beredar salah satunya adalah membahas kasus yang menggemparkan publik tanah air dan disorot media asing ini.  Selain membahas perekonomian negara.

Halaman:

Editor: Agus Iryana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X