• Sabtu, 10 Desember 2022

Rencana Dishub DKI Jakarta Terkait Pemisahan Penumpang Lelaki dan Perempuan di Angkot Batal

- Rabu, 13 Juli 2022 | 13:12 WIB
Ilustrasi - Dishub DKI Jakarta batal menerapkan aturan soal pemisahan tempat duduk pria dan wanita di angkot. (Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar)
Ilustrasi - Dishub DKI Jakarta batal menerapkan aturan soal pemisahan tempat duduk pria dan wanita di angkot. (Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar)

KABARFAJAR-Pemprov DKI Jakarta melalui Dishub DKI akhirnya tidak jadi menerapkan aturan pemisahan penumpang lelaki dan perempuan didalam angkutan kota (angkot).

Awalnya, aturan yang dibuat Dishub DKI Jakarta untuk memisahkan penumpang lelaki dan perempuan dalam angkot tersebut bertujuan untuk mencegah pelecehan seksual.

Namun dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat, Dishub DKI Jakarta akhirnya membatalkan rencana pemisahan penumpang angkot lelaki dan perempuan tersebut.

Baca Juga: Sengit, Aprilia Lahirkan Adventure SR GT 200 Saingan Honda ADV 150, Ini Bocoran Harga Terbarunya

"Mempertimbangkan kondisi yang ada di dalam masyarakat terhadap pemisahan penumpang laki-laki dan perempuan di dalam angkot, saat ini belum dapat dilaksanakan," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta pada Rabu, 13 Juli 2022 seperti dikutip dari Antara.

Namun Dishub DKI Jakarta sudah menyiapkan gantinya yakni Pos Sapa atau Sahabat Perempuan dan Anak di moda transportasi melalui nomor aduan di 112.

Adapun layanan tersebut sudah tersedia di 23 halte TransJakarta, 13 stasiun MRT dan enam stasiun LRT Jakarta serta kedepannya akan diterapkan pada angkot.

Baca Juga: Simak Sinopsis Film Sicario Day Of The Soldado yang Bakal Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV

"Direncanakan ke depan Pos Sapa akan terus ditambahkan termasuk menjangkau layanan angkot," kata Syafrin.

Halaman:

Editor: Hasbullah

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X