PPATK Menduga Ada Sejumlah Influencer Terlibat TPPU dari Investasi Bodong

- Minggu, 6 Maret 2022 | 19:14 WIB
Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana. (Instagram/@ppatk_indonesia)
Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana. (Instagram/@ppatk_indonesia)

KABARFAJAR-PPATK menduga ada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus investasi ilegal sejumlah influencer.

PPATK menyebut ada transaksi pembelian aset mewah yang tidak dilaporkan oleh influencer

"Mereka yang kerap dijuluki crazy rich ini patut diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari investasi bodong dengan skema ponzi," ungkap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Minggu 6 Maret 2022.

Baca Juga: Kerajaan Arab Saudi Resmi Mencabut Aturan Covid-19, Lalu Bagaimana Indonesia?

Menurut Ivan, dalam laporan itu penyedia barang dan jasa wajib melaporkan transaksi yang mereka lakukan kepada PPATK.

Namun, PPATK tidak menerima laporan yang tidak dilakukan itu adalah pembelian berupa kendaraan, rumah, perhiasan, dan aset mewah lainnya yang wajib dilaporkan ke PPATK.

Baca Juga: Momen Mengharukan Chairul Tanjung di Pertunangan Putrinya Indahsari Tanjung

Tidak adanya laporan inilah, PPATK menduga bahwa hal itu merupakan upaya untuk menyamarkan asal-usul duit pembelian.

Selain itu, dugaan itu juga nampak dari kepemilikan berbagai barang mewah yang belum semua dilaporkan oleh penyedia barang dan jasa.

Halaman:

Editor: Farid Wudjy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peringatan Dini BMKG, Waspada untuk Daerah Ini

Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:24 WIB

Harlah Satu Abad NU, Begini Tanggapan Ketua Umum PBNU

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:15 WIB

Kapan Peringatan Harlah Satu Abad NU?

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:19 WIB
X