• Senin, 23 Mei 2022

Jusuf Kalla Tolak Rencana Polri Petakan Masjid, yang Bikin Bom kan di Kontrakan

- Jumat, 28 Januari 2022 | 21:17 WIB
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Tangkapan video  Twitter @ekowboy2)
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Tangkapan video Twitter @ekowboy2)

KABARFAJAR-Rencana Polri yang akan memetakan masjid-masjid di Indonesia dalam rangka menangkap paham radikalisme mendapat respons dari berbagai kalangan.

Kali yang menanggapi adalah Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK).

JK secara jelas menyatakan tidak setuju dengan rencana Polri yang ingin memetakan masjid sebagai upaya mencegah radikalisme.

Baca Juga: Mantan Pramugari Siwi Widi Mengembalikan Uang TPPU Aliran Dana Direktoral Jenderal Pajak Rp648 Juta

Kata JK bahwa tidak ada radikalisme yang mengacau negara lewat masjid.

"Saya ingin sampaikan bahwa tidak ada radikalisme yang pernah mengacau negara lewat masjid," ujar Jusuf Kalla usai salat Jumatdan silaturahmi dengan Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islam di Makassar, Jumat, 28 Januari 2022, dikutip dari YouTube TAWAF TV.

Baca Juga: Penyebut 'Tempat Jin Buang Anak' Edy Mulyadi, Mangkir dari Pemeriksaan Polri

Menurut mantan Wapres itu, hampir semua yang membuat bom, radikalisme dan kelompok berasal dari rumah kontrakan.

"Kalau begitu masalahnya ya periksa semua rumah kontrakan karena di situ yang bikin bom. Tidak pernah ada di baiat, di masjid macam-macam," katanya.

Halaman:

Editor: Farid Wudjy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X