• Senin, 27 Juni 2022

Bunker Kaliadem Gunung Merapi Yogyakarta Saksi Bisu Dua Relawan Wafat Terpanggang Lahar Panas

- Minggu, 22 Mei 2022 | 12:11 WIB
Bunker Kaliadem menjadi saksi bisu keganasan erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta.  (Epon Maptuhah/KabarFajar.com)
Bunker Kaliadem menjadi saksi bisu keganasan erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta. (Epon Maptuhah/KabarFajar.com)

KABARFAJAR - Bunker Kaliadem dibangun dalam rangka tempat evakuasi warga sekitar lereng Gunung Merapi Yogyakarta ketika terjadi erupsi.

Menurut Mas Cemunx, salah seorang warga kaki Gunung Merapi menyampaikan bahwa Bunker Kaliadem dibangun sekitar tahun 2004 an.

Tujuan dibangunnya Bunker Kaliadem tersebut untuk evakuasi warga ketika Gunung Merapi tiba-tiba erupsi.

Baca Juga: Bingung Nyari Penginapan di Yogyakarta, Arte Hotel Malioboro Bisa Jadi Alternatif Traveller

Sebab warga lereng Gunung Merapi kebanyakan sehari-hari beraktivitas di lereng lereng Merapi, mulai berkebun, menyambit rumput untuk ternak atau menggembala ternak mereka.

Tahun 2006 ketika terjadi erupsi dahsyat, Bunker Kaliadem sudah selesai dan siap digunakan. 

Baca Juga: Kedubes Inggris di Jakarta Tetap Kekeh Kibarkan Bendera Pelangi Simbol dari Dukungan LGBT

Namun sayang, dua relawan yang mengumumkan telah terjadi erupsi dan meminta warga segera masuk Bunker untuk perlindungan diri, mereka tewas di Bunker

Sebelumnya warga tidak ada satupun yang mau masuk Bunker tersebut, mereka lebih memilih lari ke bawah dan terus berlari sejauh mungkin.

Halaman:

Editor: Farid Wudjy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suasana Makam Eril Jelang Ulang Tahun

Jumat, 24 Juni 2022 | 13:01 WIB
X