• Kamis, 2 Desember 2021

Mi Ayam Gerobak Biru, Masih Mengharu Biru di Hati Pemburu

- Senin, 13 September 2021 | 17:52 WIB
Salah satu penjual  mi ayam gerobak biru di sekitar Stadion Maulana Yusuf. (Agus Iryana/Kabar Fajar)
Salah satu penjual mi ayam gerobak biru di sekitar Stadion Maulana Yusuf. (Agus Iryana/Kabar Fajar)


KABARFAJAR-Dunia kuliner tidak akan ada habis untuk diulik dan dibahas. Urusan mulut dan perut ini tidak terpengaruh dengan hiruk pikuk politik dan krisis.

Dalam Wikipedia, mi berasal dari Tiongkok, tetapi mi ayam yang serupa di Indonesia tidak ditemukan di Tiongkok. Mi ayam aslinya dari Tiongkok Selatan terutama dari daerah-daerah pelabuhan seperti Fujian dan Guandong.

Mi ayam sudah tersebar di seluruh Indonesia, terutama di daerah Jawa, makanan ini sangat mudah di temukan.

Baca Juga: Setelah Bercerai dari Engku Emran, Penampilan Baru Laudya Cynthia Bella jadi Sorotan

Semakin berkembangnya zaman, mi ayam pun pengalami perkembangan menu. Varian menu sudah mulai bermunculan, mulai dari mi ayam kangkung, mi ayam ceker, dan sebagainya.

Pengolahan mi pun tak lagi hanya bahan dasar terigu, banyak kedai mi ayam yang menjual mi ayam hijau, merah, atau pun kuning. Varian warna itu bergantung bahan campuran dalam pengolahan mi. Mi hijau biasanya dicampur bayam, merah campuran buah naga, kuning campuran buah bit.

Baca Juga: Debut Manis Donnarumma di PSG dan Ucapan Terima Kasihnya Kepada Fans

Penjual mi ayam sangat banyak di Indonesia. Mereka berjualan ada yang di gerobak, warung, sampai kios besar. Nah, penjual mi ayam rata-rata memilih biru sebagai warna gerobak.

Ini seperti sudah melegenda sejak lama. Tak ada yang tahu persis apa filosofi warna biru ini. Meski varian mi sudah sangat banyak, pecinta mi ayam gerobak biru tidak akan berpaling begitu saja.

Aroma dan suasana yang khas membuat para pemburu mi ayam gerobak biru menjadi penggemar setia. Dari kalangan bawah sampai atas menyukai mi ayam gerobak biru.***

Editor: Agus Iryana

Tags

Terkini

X